Fungsi dan peranan Public Relations dan kaitannya dalam manajemen krisis
Fungsi Public Relations menurut Edward L. Bernay (Rosady Ruslan, 2016 : 18)
1. Memberikan penerangan kepada masyarakat
2. Melakukan persuasi untuk mengubah sikap dan perbuatan masyarakat secara langsung
3. Berupaya untuk mengintegrasikan sikap dan perbuatan suatu badan/lembaga sesuai dengan sikap dan perbuatan masyarakat atau sebaliknya
Sedangkan peranan Public Relations dalam sebuah organisasi menurut Dozier & Broom 1995 (Rosady Ruslan, 2016 : 20) adalah
1. Penasihat ahli
Praktisi Public Relations dipercaya berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi untuk memberi solusi jika terjadi permasalahan perusahaa dengan publiknya.
2. Fasilitator komunikasi
Dalam hal ini, Public Relations menjadi mediator unutk membantu manajemen mendengar apa yang diinginkan publiknya. Dan begitupula sebaliknya, menjadi komunikator atas kebijakan dan harapan perusahaan terhadap publiknya.
3. Fasilitator proses pemecahan masalah
Fungsi Public Relations secara manajemen ialah membantu pimpinan organisasi baik sebagai penasihat atau sebagai eksekutor. Biasanya dalam hal ini Public Relations membentuk tim khusus agar terfokus pada penyelesaian masalah tersebut.
4. Teknisi komunikas
Peranan communication technician ini menjadikan praktisi Public Relations sebagai journalist in resident yang hanya menyediakan layanan teknis komunikasi atau dikenal dengen methode of communication in organization.
Salah satu hal yang menjadi sangat krusial sebagai kegiatan Public Relations adalah manajemen krisis, yang menurut Pasific Telesis, krisis adalah peristiwa luar biasa atau bagian dari peristiwa yang secara bertahap akan memberikan pengaruh yang berkaitan dengan produk, reputasi, atau stabilitas keungan perusahaan, atau kesehatan atau kesejahteraan karyawan, kounitas, atau publik secara keseluruhan.
Setelah melihat pengertian krisis tersebut, terdapat berbagai hal yang mungkin saja terjadi kepada perusahaan ketika mengalami krisis yakni diantaranya adalah berkurang atau bahkan hilangnya citra positif dan kepercayaan publik terhadap organisasi, yang tentunya akan berimbas pula pada omset atau bahkan keberlangsuangan hidup organisasi. Hal ini tentunya menjadi hal yang sangat harus diperhatikan dalam sebua organisasi.
Dimanakah posisi seorang praktisi Public Relations? Citra positif dan kepercayaan masyarakat menjadi perhatian utama seorang Public Relations yang pastinya didapat dengan berbagai cara baik scara langsung maupun tidak langsung, dengan program-program Public Reations yang ditujukan kearah hal itu. Membantu perusahaan dalam menangani krisi dan memberikan masukan serta tindakan yang harus dilakukan. Hingga pada posisi tertentu, bahkan Public Relations suatau perusahaan bekerja sama dengan PR konsultan untuk memecahkan masalah. Hal ini menjadikan bukti sberepa pentingnya fungsi PR untuk keberlangsungan sebuah perusahaan.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar